Ayat Pokok Hari Ini:
Markus 12:30
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
Renungan
Di masa Prapaskah ini, Tuhan sering mengingatkan kita tentang inti iman kita yang paling mendasar. Seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus: hukum manakah yang paling utama? Yesus menjawab dengan mengutip Shema Israel dari Perjanjian Lama: kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi, dan segenap kekuatanmu. Dan hukum kedua yang sama pentingnya: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Dua hukum ini adalah ringkasan seluruh hukum Taurat dan ajaran nabi-nabi. Bukan sekadar aturan luar, tetapi panggilan untuk memberikan seluruh diri kita kepada Allah dan sesama. Prapaskah adalah waktu yang tepat untuk memeriksa apakah kasih kita sudah utuh seperti itu, atau masih terpecah-pecah.
Sering kali kita mengasihi Tuhan hanya dengan sebagian hati saja: kita berdoa ketika butuh, kita taat ketika mudah, kita menyembah ketika merasa nyaman. Kita mengasihi sesama hanya ketika mereka baik kepada kita, atau ketika ada keuntungan. Tapi Yesus mengajak kita mengasihi dengan segenap hati – artinya tanpa syarat, tanpa hitung-hitungan, tanpa batas. Itulah kasih yang kudus, yang membuat kita semakin mirip dengan Allah sendiri.
Hari ini Tuhan bertanya kepada kita: apakah ada bagian hati kita yang masih disembunyikan dari-Nya? Apakah ada orang yang masih sulit kita kasihi karena luka masa lalu? Prapaskah adalah waktu untuk membersihkan hati itu. Bertobat berarti kembali kepada kasih yang utuh, meninggalkan penyembahan palsu kepada berhala-berhala modern seperti ego, uang, status, atau kenyamanan.
Ketika kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati, kita akan menemukan kekuatan untuk mengasihi sesama dengan benar. Kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama adalah dua sisi dari koin yang sama. Tidak bisa dipisahkan. Inilah yang membuat hidup kita menjadi saksi hidup di dunia yang penuh kebencian dan perpecahan.
Aplikasi Praktis Hari Ini:
1. Luangkan waktu pagi ini untuk berdoa Shema Israel secara perlahan, fokus pada setiap kata: segenap hati, segenap jiwa, segenap akal budi, segenap kekuatan.
2. Pilih satu orang yang sulit kamu kasihi hari ini, dan berdoalah secara khusus untuknya agar Tuhan lembutkan hatimu.
3. Lakukan satu tindakan kasih nyata kepada seseorang tanpa mengharapkan balasan, sebagai ungkapan kasih kepada Tuhan.
4. Setiap kali muncul pikiran egois atau marah, ingatkan diri dengan ayat pokok hari ini.
5. Malam hari, periksa hati: seberapa utuh kasihku hari ini kepada Tuhan dan sesama?
Doa Penutup:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mengajarkan kami hukum kasih yang paling utama. Ampuni kami jika selama ini kasih kami masih terpecah dan tidak utuh. Hari ini kami mau mengasihi Engkau dengan segenap hati, jiwa, akal budi, dan kekuatan kami. Bantu kami juga mengasihi sesama seperti diri sendiri. Bersihkan hati kami di masa Prapaskah ini agar kami bisa menjadi saksi kasih-Mu yang sempurna. Dalam nama Yesus Kristus, Amin.
Komentar