Ayat Pokok Hari Ini:
Yohanes 10:11
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-domba-Nya.
Renungan:
Di masa Prapaskah ini, Tuhan sering mengingatkan kita bahwa kita bukan domba yang tersesat sendirian. Yesus memperkenalkan diri sebagai Gembala yang baik. Bukan gembala upahan yang lari ketika serigala datang, melainkan Gembala yang mengenal setiap domba-Nya satu per satu, memanggilnya dengan namanya, dan rela mati demi menyelamatkan mereka.
Kita sering merasa seperti domba yang tersesat: lelah karena perjalanan panjang, terluka oleh dosa, atau ketakutan menghadapi serigala-serigala dunia seperti godaan, masalah keluarga, atau tekanan hidup. Tapi Yesus tidak pernah meninggalkan kita. Ia datang mencari kita di lembah kegelapan, mengangkat kita di pundak-Nya, dan membawa kita pulang ke kandang yang aman. Ia bukan hanya memimpin kita, Ia memberikan nyawa-Nya di kayu salib agar kita bisa hidup.
Gembala yang baik tahu suara kita, tahu kelemahan kita, tahu kebutuhan kita. Ia tidak memukul domba yang tersesat, melainkan mencarinya dengan kasih. Di Prapaskah, Tuhan mengajak kita mendengar suara Gembala ini lebih jelas. Bukan suara dunia yang menjanjikan kesenangan sementara, melainkan suara Yesus yang memanggil kita pulang, bertobat, dan mengikut jejak-Nya.
Ketika kita mengenal suara Gembala kita, kita tidak lagi takut. Kita berjalan dengan yakin karena tahu Ia di depan kita, membuka jalan, dan siap membela kita. Ia membawa kita ke padang rumput hijau dan air yang tenang, bukan untuk kenyamanan duniawi, melainkan untuk kehidupan yang kekal.
Hari ini Tuhan bertanya: apakah kamu masih mendengar suara Gembala yang baik? Apakah ada suara lain yang lebih keras di telingamu? Kembalilah kepada Gembala yang rela mati bagi kamu. Serahkan segala kekhawatiranmu kepada-Nya. Biarkan Ia memimpin hidupmu di masa Prapaskah ini.
Aplikasi Praktis Hari Ini:
1. Luangkan waktu pagi ini untuk diam dan dengarkan suara Tuhan dalam hati melalui doa singkat.
2. Sebutkan satu kekhawatiran atau beban yang sedang kamu pikul dan serahkan kepada Yesus sebagai Gembala.
3. Lakukan satu tindakan mengikuti Gembala: tolong seseorang yang sedang tersesat atau lelah hari ini.
4. Setiap kali muncul ketakutan atau keraguan, ucapkan dalam hati: Yesus adalah Gembala yang baik bagiku.
5. Malam hari, catat satu cara Gembala Yesus memimpinmu hari ini.
Doa Penutup:
Tuhan Yesus, Gembala yang baik, terima kasih karena Engkau mengenal aku dan rela memberikan nyawa-Mu bagiku. Ampuni aku jika selama ini aku tersesat atau mendengar suara lain. Hari ini aku mau mengikut suara-Mu saja. Pimpinlah aku, lindungilah aku, dan bawalah aku ke padang rumput yang hijau. Berilah aku hati yang mendengar dan taat di masa Prapaskah ini. Dalam nama Yesus Kristus, Amin.
Komentar